Contoh Teks Deskripsi


Magisnya Tari Kecak di Pura Luhur Uluwatu



Di atas tebing Pura Luhur Uluwatu, kesan magis dihadirkan dari sebuah pertunjukan tarian khas Bali yang unik, indah sekaligus magis, yaitu tari kecak. Nuansa sakral mengalun bersama seruan penari yang bergema ke langit. Selain itu, dengan latar matahari tenggelam dan lautan Samudra Hindia yang membentang luas.
            Ciri khas tari kecak adalah harmonisasi suara dan gerak. Hal ini ditampilkan puluhan penarinya. Semua itu dilakukan bahkan tanpa adanya seorang yang bertugas sebagai pemberi komando.
            Pertunjukan tari kecak di Pura Luhur Uluwatu dilangsungkan setiap hari pukul 18.00 saat matahari mulai tenggelam. Sejumlah penari akan mengenakan sarung bermotif kotak-kotak seperti papan catur memasuki arena pertunjukan dan mengambil posisi duduk melingkar dihadapan deretan bangku penonton. Suara-suara ritmis serupa akapela dengan ciri khas seruan berbunyi “cak…cak…cak…” dilantunkan yang diiringi gerakan serempak. Salah satu keistimewaan tari kecak adalah tidak mengandalkan alat musik apa pun untuk menghasilkan suara multiritmis yang harmonis sebagai pengiring tarian.
            Selain para penari yang duduk sembari menggerakkan tangan ke atas secara serempak. Ada pula penari lain yan memerankan tokoh-tokoh epos Ramayana seperti Sri Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa. Rangkaian tari yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut memang menampilkan fragmen lakon Rahwana dan pasukannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini